Tugas 4 - E-Commerce

 KESALAHAN DALAM MEMULAI BISNIS

1. Field of Dreams - Syndrome

    Sindrom Field of Dreams adalah keyakinan para pendiri dan pengelola situs bahwa jika sebuah model bisnis e-commerce tertentu diperkenalkan, maka pelanggan akan datang dengan sendirinya (otomatis) karena daya tarik produk atau service yang ada.

~ tidak adanya usaha untuk menguji kelayakan bisnis yang dibuat.

~ kepercayaan diri yang terlalu tinggi, mengakibatkan bisnisnya cepat untuk gulung tikar.

2. Inadequate architecture atau arsitektur yang tidak memadai

    Suatu bisnis akan kandas apabila tidak ada fasilitas atau spesifikasi arsitektur teknologi informasi yang memadai.

contohnya :

* pemutaran film atau multimedia melalui internet yang hanya dapat terwujud jika tersedia bandwith komunikasi yang memadai

* adanya kegagalan beberapa situs yang memberikan penawaran free download untuk memperoleh pelanggan yang diharapkan akan tetapi mereka merasa rugi untuk mendownload karena memakan waktu yang lama.

3. Putting Lipstick on a Bulldog

    secara konseptual arsitektur teknologi informasi yang dipergunakan dapat dibagi menjadi 2 sistem besar, yaitu sistem front office (SFO) dan sistem back office (SBO)

contohnya : situs yang menawarkan jasa lelang (auction) di internet

~setelah seseorang memenangkan sebuah sesi lelang, yang bersangkutan harus segera berhubungan dengan SBO untuk menyelesaikan permasalahan hukum dan administratifnya. seperti pembayaran, serah terima barang, balik nama, masalah perpajakan.

~harap diperhatikan bahwa ada 2 jenis SBO, yaitu yang masih dikelola secara manual, dan yang telah menggunakan fasilitas aplikasi dan komputer (otomatisasi).

4. Islands of Webification

    Jika Islands of Webification tidak terkontrol, dapat menyebabkan terjadinya akibat sebagai berikut :

*hubungan antar data menjadi tidak terkontrol sehingga mengurangi tingkat reliability dan accuracy data atau informasi yang diolah

*menurunnya tingkat sistem keamanan karena banyaknya modul-modul yang belum terdeteksi.

*semakin lambatnya kinerja sistem karena semakin besarnya beban aplikasi yang dibangun secara tidak optimum

*sulitnya melakukan updating karena kuantitas modul yang semakin besar dan tidak terkendali

*minimnya kontrol terhadap masing-masing modul karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki perusahaan

5. "Me too" Strategies

    Konsep Me too tidak salah apabila yang bersangkutan paham dengan peluang-peluang bisnis yang ditawarkan dan mengapa berbagai perusahaan mencoba untuk memanfaatkannya. sebab jika tidak, yang akan terjadi adalah sebuah pemborosan sumber daya yang dimiliki, kesulitan untuk menemukan keunggulan kompetitif, kekacauan dalam mengelola manajemen operasional sehari-hari, yang akan bermuara pada ketidakmampuan bisnis untuk bertahan

6. One-Time-Effort-Mentality

    adanya suatu penyakit turunan yaitu kepuasan yang timbul setelah situsnya berhasil diluncurkan ke internet (launching). mereka cenderung menganggap remeh atau enteng proses setelah itu, karena bagi mereka tidak lebih dari urusan operasional atau administratif biasa

    One-Time-Effort-Mentality ini akan mengakibatkan perusahaan yang bersangkutan hanya mampu bertahan seumur jagung, karena di dunia maya, sangat mudah untuk meniru apa yang dilakukan oleh perusahaan lain. 

7. Thinking too Small

    Berbisnis di dunia maya berarti berinteraksi dengan seluruh konsumen yang ada di seluruh dunia, sehingga pola pikir sempit harus segera diubah. berfikir sederhana dalam melakukan bisnia e-commerce akan mempermudah perusahaan lain untuk memenangkan persaingan karena konsumen sebagai manusia tidak pernah berhenti dalam memperoleh kepuasannya.


PRINSIP DASAR YANG HARUS DIKETAHUI 

bagi mereka yang ingin memulai dan mengembangkan model bisnis baru dengan memanfaatkan internet sebagai medium bertransaksi : 

Arena Ekonomi Digital

Karakteristik mendasar : knowledge, digitization, virtualization, molecularization, integration, dis-intermediation, convergence, innovation, prosumption, immediacy.

1. Knowledge ~ adanya faktor (pengetahuan) knowledge pada perusahaan yang merupakan jenis sumber daya terpeting yang harus dimiliki organisasi. 

    kemajuan teknologi telah mampu menciptakan berbagai produk kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang pada dasarnya mampu membantu manajemen dan staf perusahaan untuk meningkatkan kemampuan intelegensianya.

contoh produk perangkat lunak dan perangkat keras yang dapat menjadi sistem penunjang pengambilan keputusan adalah decision support system dan axpert system.

2. Digitization ~ merupakan suatu proses transformasi informasi dari berbagai bentuk menjadi format digit atau dipresentasikan kedalam format kumpulan bit sehingga dapat dengan mudah disimpan untuk dipertukarkan melalui media elektronik

contohnya : bentuk gambar dua dimensi seperti lukisan dan foto telah dapat dipresentasikan ke dalam format kumoulan bit sehingga dapat dengan mudah disimpan dan dipertukarkan melalui media elektronik. 

    jika produk dan jasa yang ditawarkan dapat dipresentasikan dalam bentuk digital, maka perusahaan dapat dengan mudah dan murah menawarkan produk dan jasanya ke seluruh dunia.

3. Virtualization ~ di dunia maya virtualization yang memungkinkan seseorang untuk memulai bisnisnya dengan perangkat sederhana dan dapat menjangkau seluruh calon pelanggan didunia

    di dalam dunia maya, seorang pelanggan hanya berhadapan dengan sebuah situs internet berbagai sebuah perusahaan (business to consumer) demikian pula relasi antara berbagai perusahaan yang ingin saling bekerja sama (business to business)

4. Molecularization ~ bentuk molekul merupakan suatu sistem dimana organisasi dapat dengan mudah beradaptasi dengan setiap perubahan dinamis yang terjadi di lingkungan sekitar perusahaan. mayoritas organisasi dikelola dengan menggunakan konsep struktur hirarkis atau yang lebih maju lagi struktur matriks.

5. Internetworking ~ tidak ada perusahaan yang dapat bekerja sendiri tanpa menjalin kerja sama dengan pihak lain. konsep bisnis yang ingin menguasai sumber daya sendiri hulu ke hilir tidak akan bertahan lama di dalam ekonomi digital.

    contoh dari pihak umum yang dijadikan sebagai rekanan adalah vendor teknologi, content partners, merchants, pemasok (supplier).

6. Disintermediation (tanpa mediasi) ~ cenderung berkurangnya mediator sebagai perantara terjadinya transaksi antara pemasok dan pelanggan. perusahaan klasik yang menggantungkan diri sebagai mediator dengan sendirinya terpaksa harus gulung tikar dengan adanya bisnis internet.

contoh mediator-mediator dalam aktivitas ekonomi adalah wholesalers, retailers, broadcaster, record companies.

7. Convergence (penggabungan) ~ kunci sukses perusahaan dalam bisnis internet terletak pada tingkat kemampuan dan kualitas perusahaan dalam mengkonvergensikan tiga sektor industri, yaitu : computing, communications, dan content.

produk industri communication yang paling relevan adalah infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi sebagai pipa penyaluran data dan informasi dari satu tempat ke tempat yang lainnya.

8. Innovation ~ harus memiliki inovasi secara cepat dan terus menerus dibutuhkan agar sebuah perusahaan dapat bertahan. karena dalam aktivitas internet bisnis 24 jam, bukan 8 jam, sehingga dalam suatu perusahaan baru selalu memiliki inovasi seperti layaknya perusahaan yang besar.

9. Prosumption ~ kecenderungan konsumen yang juga menjadi produsen. hampir semua konsumen teknologi informasi dapat dengan mudah menjadi produsen yang siap menawarkan produk jasa dan jasanya kepada masyarakat dan komunitas bisnis.

10. Immediacy ~ 3 karakter utama dalam memilih perusahaan : cheaper, better, dan faster.

    mengingat bahwa switching cost di internet sangat mudah dan murah, maka pelanggan akan terus menerus mencari perusahaan yang paling memberikan benefit tertinggi baginya.



Komentar